Untuk Sekolah
Akses cepat ke program berkualitas tanpa harus membangun materi, evaluasi, dan dokumentasi dari awal.
Sekolah, keluarga, dan komunitas menyampaikan kebutuhan. Kampus serta fasilitator bergerak. Materi, Zoom, media, evaluasi, sertifikat, dokumentasi, dan laporan tersedia dalam satu ekosistem.
Ketika sekolah memiliki waktu pengayaan atau guru berhalangan, waktu itu tidak harus berlalu tanpa makna. Dengan persetujuan sekolah dan pendampingan guru, kita mengubahnya menjadi kelas pengayaan yang terstruktur, aman, dan relevan.
Akses cepat ke program berkualitas tanpa harus membangun materi, evaluasi, dan dokumentasi dari awal.
Model PkM siap pakai, terukur, dapat diulang, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pengalaman belajar baru yang interaktif, kontekstual, produktif, dan bertanggung jawab.
Perhatian publik terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak pada periode 2024–2026 menegaskan bahwa edukasi tidak cukup hadir setelah kejadian. Pengetahuan, keberanian mencari bantuan, lingkungan aman, dan keterlibatan keluarga perlu dibangun sebelum risiko berubah menjadi tindakan.
Arah pengembangan ini diperkuat oleh pembelajaran dari Peluncuran PSG-PHA UNAS dan seminar yang menghadirkan perspektif KPAI serta bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penyebutan forum merupakan konteks pembelajaran, bukan pernyataan kerja sama atau dukungan kelembagaan.
ReadyClass membawa materi pencegahan ke sekolah, keluarga, komunitas, dan perguruan tinggi: mengenali tanda risiko, mengendalikan emosi, membangun relasi sehat, menggunakan AI dengan aman, serta mengetahui kapan dan kepada siapa harus meminta pertolongan.
Anak dan perempuan perlu tumbuh dengan rasa aman, martabat, kemampuan menyuarakan batas, serta dukungan keluarga dan lingkungan terdekat. Norma agama, adab, etika, tata krama, hak, dan tanggung jawab dihadirkan secara seimbang, kontekstual, serta menghormati keberagaman.
Semua aktivitas dapat dicatat melalui BR Reporting PkM agar pelaksanaan tidak berhenti pada seremoni.
Sekolah mengisi jenjang, kelas, jumlah peserta, tanggal, durasi, fasilitas, dan topik yang dibutuhkan.
Tim pusat menentukan format online/offline dan menghubungkan kampus mitra terdekat bila diperlukan.
Fasilitator menggunakan modul, aktivitas, pre-test, post-test, dan panduan yang telah disiapkan.
Hasil, umpan balik, dokumentasi, sertifikat, dan rekomendasi dirangkum dalam laporan.
Materi dapat disesuaikan dengan usia, waktu, kebutuhan sekolah, keluarga, dan konteks daerah—tanpa kehilangan standar inti.
Mengenal AI, peluang, batasan, etika, dan penggunaan yang aman.
Jejak digital, privasi, keamanan akun, informasi palsu, dan kewaspadaan daring.
Mengelola waktu, fokus, kebiasaan, energi, dan teknologi secara adaptif.
Dekomposisi, pola, logika, algoritma, dan pemecahan masalah.
Empati, etika komunikasi, keamanan sosial, dan keberanian mencari bantuan.
Mengubah ide menjadi cerita, karya, prototipe, atau solusi sederhana.
Mengenali bentuk kekerasan, tanda risiko, batas aman, jalur bantuan, dan keberanian melapor tanpa menyalahkan korban.
Martabat, kesetaraan, komunikasi asertif, persetujuan, penghormatan batas, dan dukungan lingkungan.
Peran orang tua dan keluarga terdekat dalam mendengar, mendampingi, mengenali perubahan perilaku, dan mencari bantuan.
Menumbuhkan pengendalian diri, penghormatan, tanggung jawab, kasih sayang, dan perilaku bermartabat dalam kehidupan nyata maupun digital.
Tim dapat hadir secara langsung berdasarkan hasil verifikasi jadwal, jarak, sumber daya, dan kesiapan sekolah.
Untuk jarak lebih jauh, program dapat dilakukan daring atau diwakili oleh kampus mitra yang paling dekat dengan sekolah.
Kampus mitra memperoleh perangkat pelaksanaan yang dapat digunakan, disesuaikan, dan dilaporkan secara konsisten.
Benrahman / BR Labs(Inisiator & Pengembang Sistem)
CIPI(Mitra Akademik / Program*)
APPRODI(Mitra Produktivitas*)Logo kampus pelaksana dan sekolah dapat ditambahkan sesuai peran dan persetujuan. Identitas sumber program, atribusi materi, dan pengembang sistem tidak boleh dihapus, ditutup, atau diubah.
*Status dan penggunaan logo mitra mengikuti persetujuan resmi untuk setiap program/kegiatan.
Setiap kegiatan bergerak melalui status yang jelas dan menghasilkan bukti pelaksanaan serta pembelajaran untuk perbaikan berikutnya.
Mari jadikan waktu belajar lebih bermakna dan PkM lebih berdampak—dimulai dari satu sekolah, satu kelas, dan satu pelaksanaan yang benar.