Program pengayaan kolaboratif untuk anak IndonesiaData → Cerita → Sistem → Produk → Dampak
PKM SIAP-AKTIVASI • OFFLINE & ONLINE

Dari waktu belajar yang tersedia menjadi ruang untuk bertumbuh.

Sekolah, keluarga, dan komunitas menyampaikan kebutuhan. Kampus serta fasilitator bergerak. Materi, Zoom, media, evaluasi, sertifikat, dokumentasi, dan laporan tersedia dalam satu ekosistem.

Sekolah, keluarga & komunitasMateri bertingkatDampak terukur
Mengapa program ini hadir

Kebutuhan nyata sekolah bertemu kesiapan nyata perguruan tinggi.

Ketika sekolah memiliki waktu pengayaan atau guru berhalangan, waktu itu tidak harus berlalu tanpa makna. Dengan persetujuan sekolah dan pendampingan guru, kita mengubahnya menjadi kelas pengayaan yang terstruktur, aman, dan relevan.

⌁

Untuk Sekolah

Akses cepat ke program berkualitas tanpa harus membangun materi, evaluasi, dan dokumentasi dari awal.

⌂

Untuk Kampus

Model PkM siap pakai, terukur, dapat diulang, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

✦

Untuk Siswa

Pengalaman belajar baru yang interaktif, kontekstual, produktif, dan bertanggung jawab.

Momentum menuju gerakan nasional

Dari kelas pengayaan menjadi jembatan perlindungan, pendidikan, dan keberdayaan.

Perhatian publik terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak pada periode 2024–2026 menegaskan bahwa edukasi tidak cukup hadir setelah kejadian. Pengetahuan, keberanian mencari bantuan, lingkungan aman, dan keterlibatan keluarga perlu dibangun sebelum risiko berubah menjadi tindakan.

Arah pengembangan ini diperkuat oleh pembelajaran dari Peluncuran PSG-PHA UNAS dan seminar yang menghadirkan perspektif KPAI serta bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penyebutan forum merupakan konteks pembelajaran, bukan pernyataan kerja sama atau dukungan kelembagaan.

Pencegahan sebelum tindakan

Memutus rantai sebelum kekerasan terjadi.

ReadyClass membawa materi pencegahan ke sekolah, keluarga, komunitas, dan perguruan tinggi: mengenali tanda risiko, mengendalikan emosi, membangun relasi sehat, menggunakan AI dengan aman, serta mengetahui kapan dan kepada siapa harus meminta pertolongan.

Targetnya bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi mengurangi niat, peluang, pembiaran, dan keberanian pelaku untuk melakukan kekerasan.
Arah besar

Masyarakat bebas dari kekerasan, berdaulat, dan percaya diri.

Anak dan perempuan perlu tumbuh dengan rasa aman, martabat, kemampuan menyuarakan batas, serta dukungan keluarga dan lingkungan terdekat. Norma agama, adab, etika, tata krama, hak, dan tanggung jawab dihadirkan secara seimbang, kontekstual, serta menghormati keberagaman.

Program dikembangkan dari kebutuhan lapangan dan pembelajaran forum publik. Setiap angka, modul khusus, serta penggunaan nama atau logo lembaga harus merujuk sumber resmi dan persetujuan yang berlaku.
Yang MembutuhkanSekolah, keluarga, komunitas, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat menyampaikan kebutuhan nyata.
Yang Menyediakan KeahlianKampus, pusat studi, dosen, psikolog, praktisi, tokoh agama, dan fasilitator terverifikasi.
BR MengorkestrasiPencocokan kebutuhan, materi, narasumber, jadwal, Zoom, media, sertifikat, dan standar pelaksanaan.
Dampak DibuktikanEvaluasi, dokumentasi, pelaporan, rekomendasi, dan tindak lanjut menjaga program terus membaik.
Cara kerja

Dari permintaan hingga laporan—dalam satu siklus.

Semua aktivitas dapat dicatat melalui BR Reporting PkM agar pelaksanaan tidak berhenti pada seremoni.

01 • REQUEST

Ajukan kebutuhan

Sekolah mengisi jenjang, kelas, jumlah peserta, tanggal, durasi, fasilitas, dan topik yang dibutuhkan.

02 • MATCH

Cocokkan pelaksana

Tim pusat menentukan format online/offline dan menghubungkan kampus mitra terdekat bila diperlukan.

03 • DELIVER

Laksanakan kelas

Fasilitator menggunakan modul, aktivitas, pre-test, post-test, dan panduan yang telah disiapkan.

04 • IMPACT

Buktikan dampak

Hasil, umpan balik, dokumentasi, sertifikat, dan rekomendasi dirangkum dalam laporan.

Paket siap pakai

Sepuluh tema. Empat kelompok sasaran. Satu ekosistem siap jalan.

Materi dapat disesuaikan dengan usia, waktu, kebutuhan sekolah, keluarga, dan konteks daerah—tanpa kehilangan standar inti.

01

AI Cerdas dan Bertanggung Jawab

Mengenal AI, peluang, batasan, etika, dan penggunaan yang aman.

02

Literasi Digital & Keamanan Internet

Jejak digital, privasi, keamanan akun, informasi palsu, dan kewaspadaan daring.

03

Produktivitas Pelajar 3.0

Mengelola waktu, fokus, kebiasaan, energi, dan teknologi secara adaptif.

04

Berpikir Komputasional

Dekomposisi, pola, logika, algoritma, dan pemecahan masalah.

05

Komunikasi Digital & Anti-Perundungan

Empati, etika komunikasi, keamanan sosial, dan keberanian mencari bantuan.

06

Kreativitas Digital & Inovasi

Mengubah ide menjadi cerita, karya, prototipe, atau solusi sederhana.

07

Pencegahan Kekerasan & Perlindungan Anak

Mengenali bentuk kekerasan, tanda risiko, batas aman, jalur bantuan, dan keberanian melapor tanpa menyalahkan korban.

08

Perempuan Berdaya & Relasi Sehat

Martabat, kesetaraan, komunikasi asertif, persetujuan, penghormatan batas, dan dukungan lingkungan.

09

Keluarga Tangguh & Pengasuhan Aman

Peran orang tua dan keluarga terdekat dalam mendengar, mendampingi, mengenali perubahan perilaku, dan mencari bantuan.

10

Nilai Agama, Adab, Etika & Tata Krama

Menumbuhkan pengendalian diri, penghormatan, tanggung jawab, kasih sayang, dan perilaku bermartabat dalam kehidupan nyata maupun digital.

Level A • SDVisual, cerita, permainan, dan aktivitas sederhana.
Level B • SMPStudi kasus dan praktik terbimbing.
Level C • SMAProyek mini, refleksi, dan pemecahan masalah.
Level D • Orang Tua, Guru & KomunitasPenyuluhan, diskusi kasus, panduan respons, dan rencana tindak lanjut.
Jangkauan pelaksanaan

Dekat kami hadir. Jauh pun tetap terhubung.

≤100

Offline hingga ±100 km

Tim dapat hadir secara langsung berdasarkan hasil verifikasi jadwal, jarak, sumber daya, dan kesiapan sekolah.

  • Interaksi kelas langsung
  • Praktik dan pendampingan
  • Dokumentasi lapangan
∞

Online atau mitra lokal

Untuk jarak lebih jauh, program dapat dilakukan daring atau diwakili oleh kampus mitra yang paling dekat dengan sekolah.

  • Menjangkau seluruh Indonesia
  • Materi dan standar yang sama
  • Pelaksana dari perguruan tinggi terdekat
Catatan: batas 100 km merupakan panduan operasional, bukan janji otomatis. Keputusan akhir mempertimbangkan titik keberangkatan tim/kampus mitra, akses, jadwal, keamanan, dan ketersediaan fasilitator.
Untuk kampus pelaksana

Tidak perlu mulai dari halaman kosong.

Kampus mitra memperoleh perangkat pelaksanaan yang dapat digunakan, disesuaikan, dan dilaporkan secara konsisten.

Panduan fasilitator
Materi presentasi
Rundown kegiatan
Lembar aktivitas
Pre-test & post-test
Daftar hadir
Desain spanduk & media
Sertifikat digital
Panduan dokumentasi
Evaluasi sekolah
Panduan perlindungan anak
BR Reporting PkM
Ruang Zoom terkelola
Pencocokan narasumber
Publikasi & undangan
Protokol rujukan bantuan
Logo Benrahman / BR LabsBenrahman / BR Labs(Inisiator & Pengembang Sistem)
Logo CIPICIPI(Mitra Akademik / Program*)
Logo APPRODIAPPRODI(Mitra Produktivitas*)
Kampus & Sekolah(Pelaksana Lokal / Mitra Lokasi)
Kolaborasi dengan atribusi

Tambahkan identitas mitra. Pertahankan sumber program.

Logo kampus pelaksana dan sekolah dapat ditambahkan sesuai peran dan persetujuan. Identitas sumber program, atribusi materi, dan pengembang sistem tidak boleh dihapus, ditutup, atau diubah.

Penggunaan setiap logo wajib berdasarkan persetujuan lembaga terkait dan keterangan peran yang akurat. Pencantuman logo tidak otomatis berarti dukungan kelembagaan di luar kegiatan yang telah disetujui.

*Status dan penggunaan logo mitra mengikuti persetujuan resmi untuk setiap program/kegiatan.

BR Reporting PkM

Bukan berhenti pada foto bersama.

Setiap kegiatan bergerak melalui status yang jelas dan menghasilkan bukti pelaksanaan serta pembelajaran untuk perbaikan berikutnya.

DiajukanDiverifikasiDicocokkanDijadwalkanDilaksanakanDievaluasiDilaporkan
01Permintaan sekolah tercatat
02Peningkatan pre–post terukur
03Dokumentasi dan sertifikat terkendali
04Rekomendasi tindak lanjut tersedia
Standar aman & beretika

Karena pesertanya anak, mutu saja tidak cukup.

Persetujuan sekolah
Program dilaksanakan setelah konfirmasi resmi dan penunjukan PIC.
Pendampingan guru
Fasilitator tidak mengambil alih kewenangan sekolah dalam pengelolaan siswa.
Privasi & dokumentasi
Data dan foto anak dikelola sesuai izin serta hanya untuk tujuan yang disetujui.
Integritas laporan
Sertifikat dan laporan diterbitkan berdasarkan pelaksanaan dan data yang benar.
Bukan layanan kedaruratan
ReadyClass merupakan program edukasi dan pencegahan, bukan pengganti layanan darurat, hukum, medis, psikologis, atau perlindungan resmi.
Rujukan yang bertanggung jawab
Indikasi kasus diteruskan melalui PIC dan mekanisme resmi kepada pihak berwenang atau tenaga profesional sesuai kebutuhan.

Setiap sekolah dapat meminta. Setiap kampus dapat berkontribusi.

Mari jadikan waktu belajar lebih bermakna dan PkM lebih berdampak—dimulai dari satu sekolah, satu kelas, dan satu pelaksanaan yang benar.