Kepakaran relevan
Topik dicocokkan dengan pendidikan, riset, publikasi, dan pengalaman pembimbing.
Penentuan pembimbing dan penguji mahasiswa S1, S2, dan S3 harus dibangun melalui kepakaran, relevansi, rekam jejak, beban kerja, pemerataan, serta proses yang dapat dipertanggungjawabkan—bukan urutan kekuasaan atau kedekatan.
Ketika pejabat memilih mahasiswa terbaik terlebih dahulu dan dosen lain hanya menerima sisa pembagian, sistem menghasilkan ketimpangan kesempatan sekaligus merusak kolaborasi akademik.
Topik dicocokkan dengan pendidikan, riset, publikasi, dan pengalaman pembimbing.
Jumlah mahasiswa aktif dan kompleksitas pembimbingan dihitung terbuka.
Dosen yang memenuhi syarat memperoleh akses adil untuk berkontribusi.
Kualitas umpan balik, etika, dan keberhasilan penyelesaian menjadi indikator.
Kedekatan dan kepentingan struktural harus dideklarasikan serta dikelola.
Kebutuhan akademik mahasiswa tetap menjadi bagian penting keputusan.